Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2019

Jalan Wibuku

Disela-sela kegiatan keseharian, gue menyempatkan diri untuk menonton ulang Hyouka. Hyouka adalah seri anime Jepang bergenre Mystery/Slice of Life  yang diadaptasi dari serial novel oleh Honobu Yonezawa. Novelnya pertama kali terbit tahun 2001 dan sampai saat ini sudah terbit hinggal volume 6. Seri animenya sendiri rilis tahun 2012, berarti sudah 7 tahun sampai entri ini di tulis. Premis dari seri ini bercerita tentang tokoh utama, Oreki Houtarou yang saat masuk SMA, menerima surat dari kakaknya agar masuk klub sastra klasik di sekolah barunya. Kemudian Houtarou bersama dengan teman-teman satu klubnya: Chitanda Eru, Satoshi Fukube, dan Ibara Mayaka memecahkan berbagai misteri di sekitar mereka. Sekilas seperti seri detektif, ya? Bisa dibilang seperti itu, sih, tapi kasus yang mereka pecahkan bukan kasus besar seperti pembunuhan atau pencurian. Misterinya adalah misteri sehari-hari yang ringan. Misalnya: kenapa Chitanda bisa terkunci di dalam ruang klub? Mengapa pengumuman seko...

To Know, To Understand

"We can invest enormous time and energy in serious efforts to know another person, but in the end, how close are we able to come to that person's essence? We convince ourselves that we know the other person well, but do we really know anything important about anyone?" - -Haruki Murakami, The Wind Up Bird Chronicle Gue menemukan line ini ketika baca The Wind Up Bird Chronicle di Perpustakaan Nasional. Ga nyangka ternyata koleksi buku Haruki Murakami-nya lumayanelengkap, lho. Haruki Murakami memang ga pernah gagal untuk membuat gue amazed dengan karya-karyanya. Salah satu ciri khas penulisannya adalah dia sangat "cerewet". Cerewet dalam artian ada banyak banget hal yang dia tulis; tentang musik, sejarah, bahasa, bahkan sampa ke hal-hal remeh yang jarang sekali kepikiran sama orang lain. Unsur-unsur ekstrinsiknya kental, misalnya di Norwegian Wood  tokoh utamanya berkuliah di sebuah Universitas Swasta yang lumayan terkenal di Tokyo dimana Murakami dulu...